Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan

11/01/13

SIAPAKAH ANDA WAHAI KIYAI?

0



Ketika mencium tangan dipermasalahkan

*******
“Kalo kepala kita sudah diusap Kiyai, seolah ada jaminan kamu pasti surga. Sehingga berebut mereka mencium tangan kiyainya. Dan kiyainyapun seolah-olah memberikan pemahaman kepada muridnya dengan mudahnya tangannya selalu diangkat untuk dicium oleh murid-muridnya. Bahkan kadang-kadang tangannya dibawah agar muridnya ruku’ mencium tangannya itu.

Siapa anda wahai kiyai?

Baca Selengkapnya >>


09/01/13

KUBURIYYUN = ZIARAH KUBUR ULAMA'??? [Bag. 1]

1



Salah seorang teman saya yang usianya sekitar 28an tahun, sampai sekarang ini sekalipun belum pernah ziarah ke makam bapaknya yang telah meninggal sekitar 10 tahun yang lalu. Bahkan sampai lupa dimana letak persis pusara kuburan bapaknya itu. Ketika saya selidiki, sepertinya dia takut jika disebut sebagai KUBURIYYUN.

Baca Selengkapnya >>


07/01/13

ANTARA IBNU AL-JAUZI DAN IBNU QAYYIM AL-JAUZIYAH

0

Siapa yang tak kenal dengan nama kedua Ulama' ini? Namanya begitu sering menghiasi kitab-kitab yang dikarang oleh Ulama' setelahnya. Itu menandakan bahwa kedua Ulama' ini memang diakui kemasyhurannya oleh generasi setelahnya.

Tapi, tak jarang masih ada diantara kita yang salah atau kurang tepat menyebut keduanya. Sering juga terbalik-balik. Kedua Ulama' itu adalah Ibnu al-Jauzi (w. 597 H) dan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah (w. 751 H. Mereka berdua termasuk Ulama' Madzhab Hanbali.

Baca Selengkapnya >>


05/01/13

KITAB RAUDHATU AN-NADZIR WA JUNNATU AL-MUNADZIR

1


Raudlatu an-Nadzir wa Junnatu al-Munadzir; Tamannya para pemikir dan perisainya para pendebat, dari judulnya terbayang isinya.

Iya, kitab yang terbilang masyhur dalam Uhsul Fiqh madzhab Hanbali. Kitab ini dikarang oleh Abdullah bin Ahmad bin Muhammad bin Quddamah al-Maqdisy al-Hanbaly atau yang lebih terkenal dengan laqab Muwaffaq ad-Din Ibnu Quddamah (w. 620 H).

Baca Selengkapnya >>


01/01/13

ANTARA AL-HAITSAMI, AL-HAITAMI DAN AL-ASQALANI

0


Banyak dari kita masih belum bisa membedakan siapakah Ibnu Hajar al-Asqalani, Ibnu Hajar al-Haitami, apakah sama dengan al-Haitsami. Sesuatu yang sederhana memang. Mereka adalah tiga Ulama’ yang berbeda. Tetapi sama-sama berasal dari Mesir dan bermadzhab Syafi’i.

Baca Selengkapnya >>


ANTARA “IMRA’AH” DAN “ZAUJ” DALAM AL-QUR’AN

3



Ada pertanyaan menarik dari seorang teman, pertanyaan ini didapatnya dari salah seorang gurunya. Begini pertanyaannya:

"Apakah bedanya penggunaan kata 'imra'ah' dan 'zauj' dalam Al-Qur'an yang keduanya bermakna istri".

"Wah, sampai saat ini saya secara pribadi belum tau dan belum menemukan perbedaannya!" jawabku

Baca Selengkapnya >>


20/05/12

BOLEHKAH AKU MENJADI PACARMU?

0



“boleh ga aku jadi pacarmu?”
“boleh !!” jawab wanita berkerudung anggun itu.
“tapi ada syaratnya !”
“apa itu syaratnya? Membuat 1000 candi dalam semalamkah? Memindah gunungkah?. apa aja aku siap!!” jawab pemuda itu dengan meyakinkan.
“bukan, syaratnya mudah saja. kamu tidak boleh melihatku, kamu tidak boleh bertemu denganku, kamu tidak boleh menyentuhku, kamu tidak boleh menghubungiku baik lisan maupun tulisan!! itu saja .
”“wah kalo githu sama saja boong!!”

NB: kata ganti “aku” diatas tidaklah merujuk kepada penulis. Tetapi dari kisah nyata salah seorang teman ketika masih muda dulu.

Baca Selengkapnya >>


16/05/12

SILSILAH KITAB SYAFI’IYYAH

1


salah satu karya Ulama' Indonesia

Tak bisa dipungkiri bahwa Muslim Indonesia mayoritas bermadzhab Syafi'i. Tapi apakah mereka tahu seperti apa itu madzab Syafi'i?. Apakah kitab-kitab induk madzhab ini? Jangan sampai ah !! kita mengaku bermadzhab Syafi'i tetapi tidak tahu kitab-kitab syafi'i. kecuali kalo mengakunya madzhab ahli hadits. kan tinggal menyebutkan  kitab-kitab hadits saja semisal kitab shohih Bukhori, Shohih Muslim, atau kitab-kitab Shohih [yang baru] seperti : Shohih Sunan Abi daud, Shohih Sunan Ibni Majah, Shohih SunanTirmidzi, Shohih Sunan Nasa’i, Shohih Jami’ Shoghir atau yang lainnya.

Baca Selengkapnya >>


08/05/12

MENINJAU KEMBALI MADZHAB AHLI HADITS

1


“Kamu madzhabnya apa ?”
“apa sih pentingnya bermadzhab?”
“oh, penting banget! Karena dengan bermadzhab cara berpikir kita tentang syariat bisa lebih terarah.”
“lho, bukannya para salaf soleh tidak bermadzhab? Kan kita tidak pernah denger kalo madzhanya Abu Bakar adalah syafi’i atau madzhabnya Ali Bin Abi Thalib adalah maliki.Lau kana khoiron lasabaquuna. Saya madzhabnya ahli hadits saja deh!”

Ilustrasi dialog diatas pastinya pernah kita dengar atau bahkan kita alami sendiri.  Banyak orang salah sangka bahwa adanya madzhab fiqih itu berarti sama dengan perpecahan, sebagaimana berpecah umat lain dalam sekte-sekte. Sehingga ada dari sebagian umat Islam yang menjauhkan diri dari bermadzhab, bahkan ada yang sampai anti madzhab.

Baca Selengkapnya >>